Jadwal Progam Maintenance

Dalam melaksanakan kegiatan perencanaan perawatan diperlukan suatu jadwal perawatan yang baik dan benar dengan segala pertimbangan dari berbagai aspek, karena apabila jarak antara kegiatan perawatan terlalu dekat akan berdampak pada biaya yang tidak efisien dan apabila jarak antara kegiatan perawatan terlalu jauh akan mengakibatkan kinerja mesin yang kurang baik.
Jadwal perawatan dibuat atas dasar beberapa..pertimbangan khusus yang cukup mendalam, diantaranya adalah:
1) Berdasarkan pengalaman
Dalam suatu jenis pekerjaan yang sama dapat diperoleh informasi mengenai selang waktu atau frekuensi untuk melakukan perawatan seminimal dan seekonomis mungkin tanpa menimbulkan resiko kerusakan pada unit yang bersangkutan.
2) Berdasarkan sifat operasi
Berbagai jenis mesin dapat menimbulkan kerusakan setelah unit beroperasi dengan selang waktu tertentu.
3) Berdasarkan manual book
Berdasarkan rekomendasi dari pabrik pembuat yang bersangkutan.

Leave a comment

Perawatan Terencana (Planned Maintenance)

Dalam perawatan terencana suatu peralatan akan mendapat giliran perbaikan sesuai dengan interval waktu yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga kerusakan besar dapat dihindari.
Perawatan terencana (planned maintenance) terbagi menjadi preventive maintenance dan corrective maintenance.
Beberapa aspek-aspek penting dalam perencanaan perawatan adalah:
1) Perencanaan
Perencanaan adalah kegiatan untuk menjalankan fungsi
1. Aspek-Aspek Penting Dalam Perawatan Terencana
perawatan yang dilakukan secara terorganisir. Perencanaan perawatan terdiri dari:
• Penyusunan secara struktural kegiatan perawatan yang akan dijalankan
• Penyusunan sistem perawatan
• Kegiatan pengontrolan dan pencatatan
• Penerapan sistem perawatan dan pencatatan
Sedangkan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penyusunan perencanaan perawatan adalah ruang lingkup pekerjaan, prioritas pekerjaan, kebutuhan ketrampilan, kebutuhan tenaga kerja, kebutuhan peralatan dan kebutuhan material.
2) Pemeriksaan
Kegiatan pemeriksaan yang telah tersusun dengan teratur akan menjaga performa mesin dalam keadaaan optimal dan dapat berfungsi sesuai standar. Kegiatan pemeriksaan terdiri dari:
• Pemeriksaan operasional
• Pemeriksaan pemberhentian
• Pemeriksaan overhaul.
3) Pemilihan komponen/ suku cadang
Pemilihan komponen atau suku cadang merupakan kegiatan yang paling penting dalam menjalankan kegiatan overhaul. Dengan pemilihan suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan menjaga mesin tetap dapat bekerja dalam kondisi standar.

2. Perawatan Pencegahan (Preventive Maintenance)
Perawatan pencegahan (preventive maintenance) adalah kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kerusakan-kerusakan yang tidak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang dapat menyebabkan peralatan produksi mengalami kerusakan pada waktu digunakan dalam proses produksi (Sofyan, 1998: 90). Dalam melakukan cara perawatan ini, ada beberapa aktifitas yang dapat dilakukan yaitu: pemeriksaan secara berkala dan penggantian komponen yang sudah hampir rusak atau sudah rusak. Untuk penggantian komponen yang telah rusak ini akan terjadi penambahan pada biaya produksinya. Sehingga dalam menetapkan komponen-komponen yang akan dijadwalkan penggantiannya harus merupakan komponen yang kritis dalam sistem produksi tersebut.
Berdasarkan Asrori (2007: 3) kegiatan perawatan yang dilakukan dalam perawatan preventif adalah suatu bentuk pelaksanaan terjadual. Oleh karena itu siklus perawatan menjadi penting keberadaannya. Klasifikasi perawatan mesin dalam preventive maintenance dibagi menjadi 4 kategori (keadaan), yaitu:
(1) Inspeksi (I)
Inspeksi adalah tindakan pengecekan atau pemeriksaan secara berkala kondisi suatu peralatan atau alat bantu untuk mendapatkan informasi tentang keadaan mesin atau alat bantu tersebut yang hasilnya dapat digunakan untuk pertimbangan dalam melakukan kegiatan perawatan selanjutnya.
(2) Small Repair (S)
Small repair adalah suatu tindakan perawatan ringan yang menitik beratkan pada bagian terkecil (komponen) dari suatu mesin. Kegiatan small repair merupakan perbaikan tindak lanjut dari kerusakan ringan yang ditemukan pada waktu kegiatan inspeksi dan tidak memerlukan waktu dan biaya yang tinggi.
(3) Medium Repair (M)
Medium repair adalah suatu tindakan perawatan tingkat menengah yang lebih fokus pada kerusakan bagian dari suatu mesin akibat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan biaya yang tinggi dan waktu kerja yang relatif lama.
(4) Overhaul (O)
Overhaul adalah suatu tindakan perawatan pada yang bersifat menyeluruh pada bagian mesin. Tindakan yang biasanya dilakukan waktu overhaul adalah pembetulan-pembetulan komponen yang aus/ rusak atau penggantian komponen.

3. Perawatan Korektif (Corrective Maintenance)
Menurut Sofyan (1987: 90) perawatan korektif (corrective maintenance) adalah kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan atau kelainan pada fasilitas atau peralatan yang ditemukan selama masa waktu preventive maintenance.
Dalam perbaikan dapat dilakukan peningkatan-peningkatan sedemikian rupa, seperti melakukan perubahan atau modifikasi rancangan agar peralatan menjadi lebih baik dan mencapai standar kerja yang dapat diterima.
Perawatan korektif yang dilakukan meliputi antara lain:
a. Perbaikan-perbaikan yang dilakukan untuk menghilangkan bagian-bagian yang kurang ekonomis dari mesin atau mengurangi frekuensi terjadinya kerusakan tersebut
b. Melakukan perbaikan setelah jangka waktu tertentu
Beberapa jenis perawatan korektif adalah:
1) Shutdown Maintenance
Shutdown maintenance adalah pemeliharaan yang hanya dilakukan selama
mesin tersebut berhenti beroperasi atau mesin tersebut terpaksa diberhentikan karena kerusakan yang serius.
2) Breakdown maintenance
Pekerjaan perawatan dilakukan setelah terjadi kerusakan pada peralatan,
dan untuk memperbaikinya harus disiapkan suku cadang, material, alat-alat
dan tenaga kerjanya.

2 Comments

Klasifikasi (Jenis-jenis) Perawatan

Secara garis besar kegiatan perawatan dapat diklasifikasikan dalam dua macam yaitu: Perawatan terencana (planned maintenance) dan perawatan tidak terencana (unplanned maintenance).
Untuk lebih jelasnya mengenai pembagian strategi perawatan dapat dilihat pada gambar dibawah ini.


1. Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
Dalam perawatan terencana suatu peralatan akan mendapat giliran perbaikan sesuai dengan interval waktu yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga kerusakan besar dapat dihindari..
Perawatan terencana (planned maintenance) terbagi menjadi preventive maintenance dan corrective maintenance.

2. Perawatan Tidak Terencana (Unplanned Maintenance)
Perawatan tidak terencana ini membahas mengenai perawatan darurat dimana perawatan ini merupakan salah satu cara perawatan yang tidak direncanakan sebelumnya sehingga biasanya hal ini dilakukan saat mesin atau peralatan tersebut mengalami kegagalan atau kerusakan yang tidak terduga dan harus segera diperbaiki untuk mencegah akibat yang lebih serius lagi. Salah satu contoh perawatan tidak terencana adalah emergency maintenance. Emergency maintenance adalah pekerjaan perbaikan yang harus segera dilakukan karena terjadi kemacetan atau kerusakan yang tidak terduga.
Sumber: HP Garg, "Industrial Maintenance".

Leave a comment

Tujuan Kegiatan Perawatan (Maintenance)

Tujuan pemeliharaan fasilitas adalah mendukung keungulan bersaing yang diinginkan perusahaan, secara umum pemeliharaan berusaha menjaga agar sarana atau fasilitas selalu dalam kondisi siap pakai untuk proses produksi sesuai dengan rencana, dan tidak mengalami kerusakan selama fasilitas atau peralatan tersebut digunakan dalam proses produksi.
Tujuan utama dari pemeliharaan terhadap peralatan atau mesin secara garis besar adalah:
1) Kemampuan berproduksi dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan rencana produksi
2) Menjaga kualitas pada tingkat yang tepat untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh produk itu sendiri dan kegiatan produksi yang tidak terganggu
3) Untuk membantu mengurangi pemakaian dan penyimpangan yang diluar batas dan menjaga modal yang diinvestasikan dalam perusahaan selama waktu yang ditentukan sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan mengenai investasi tersebut
4) Untuk mencapai tingkat biaya maintenance serendah mungkin, dengan melaksanakan kegiatan maintenance secara efektif dan efisien keseluruhannya
5) Menjamin keselamatan operator peralatan atau mesin
6) Mengadakan kerja sama yang erat dengan fungsi-fungsi utama lainnya dari suatu perusahaan yaitu tingkat keuntungan atau return of investment yang sebaik mungkin dan total biaya yang terendah.
Sumber: Sofyan Assauri,"Manajemen Produksi".1987.

Leave a comment

Pengertian Perawatan

Kegiatan perawatan (maintenance) adalah kegiatan untuk memelihara atau menjaga fasilitas atau peralatan pabrik dan mengadakan perbaikan atau penyesuaian penggantian yang diperlukan agar terdapat suatu keadaan operasi produksi yang efektif (Sofyan, 1987: 88).
Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin yang dioperasikan untuk menjalankan proses produksi perusahaan antara lain : umur pemakaian mesin, cara pengoperasian dan lain-lain. Oleh karena itu perlu perhatian khusus untuk memaksimalkan hasil atau produktifitas dengan cara melakukan perawatan dan perbaikan pada mesin.
Pekerjaan pertama yang paling mendasar dalam perawatan adalah membersihkan peralatan dari debu maupun kotoran yang akan menjadi inti bermulanya proses kondensasi dari uap air yang berada di udara. Dalam melakukan pekerjaan ini perlu adanya petunjuk tentang:
1) Bagaimana cara melakukan pekerjaan tersebut?
2) Kapan pekerjaan tersebut dilakukan?
3) Alat bantu apa saja yang diperlukan?
4) Hal-hal apa saja yang harus dihindari dalam melakukan pekerjaan tersebut?
Pekerjaan kedua..
adalah memeriksa bagian-bagian dari peralatan yang dianggap perlu. Pemeriksaan terhadap unit instalasi perlu dilakukan secara teratur mengikuti pola jadwal tertentu.
Tindakan selanjutnya adalah adalah memperbaiki bila terdapat kerusakan-kerusakan pada bagian unit instalasi sedemikian rupa sehingga kondisi unit instalasi tersebut dapat mencapai standar semula dengan usaha dan biaya yang wajar.

Leave a comment

Trik Mudah Buat CD XP support ASUS k40ij series

Oke,saat ini aku ingin share sedikit tentang my experience install windows xp pada laptop ASUS , mungkin yang punya laptop asus silahkan baca artikelku ini ataupun jika tidak laptop asus mungkin laptop dengan harddisk sata iaachi juga bias coz langkah2 penginstalannya juga dipastikan sama..
Laptop yang saya install kali ini adalah ASUS K40ij,sebetulnya dulu pas beli sih sudah diinstal sama tokonya. Tapi karena virus yang gue ternak di laptop,membuat saya untuk mencobanya menginstal sendiri laptop saya dengan kemampuan amatir yang saya miliki coz kalo tak instalkan di tukang service malah keluar uang padahal kan gue mahasisswa yang nggak nge budget buat masalah ituan.
Ini nih caranya,ikuti step by step yahh,,,
1.Siapkan CD Windows XP,minimal SP2 dan CD Blank.. kalo loe gak punya,bisa pinjem,, tapi klo gak dapat pinjaman sewa aja dirental,,
2.biasanya CD yang dirental mungkin belum aja driver buat hard disk SATAnya.. Loe bisa kog buat CD OS+SATAnya juga,, follow step 3 until
klo udah ada ya langsung install aj, tapi lebih baik latihan buat aja biar ada pengalaman gitu,betul gak,,??
3. Unduh software nLite 1.4.9.Installer
Ketikkan aj di google keyword : nLite 1.4.9.Installer coz aq lupa linknya (hehehe,,)
4. Unduh Driver SATA .
Keyword : download f6flpy3286
5. unduh netframework 3.0 coz ini penting .. nLite gak akan bisa diinstal sebelum netFramework di install.
6.Setelah semuanya di unduh simpan 3 file tadi di drive D:\buat-SATA (sebelumnya buat folder “buat-SATA” dulu di drive D:\ )
6.1.instal netFramework 3.0
6.2.instal nLite 1.4.9
7.Masukkan CD XP kamu ke CD-DVD Drive.
8.Jalankan progam nLite. Pilih bantuan bahasa (default : English) dan klik Next.
9. Di halaman "Locating yang" instalasi Windows, klik Browse>> My Computer>> DVD drive (CD XP kamu tadi), muncul sebuah jendela.
"Pilih tempat untuk menyimpan file instalasi CD untuk modifikasi"
Pilih New Folder tetep pada jendela tadi. misal di D:\XP-SATA
Tunggu beberapa menit nLite akan menyalin semua file dari CD XP kamu tadi ke folder D:\XP-SATA
Klik Next setelah selesai
10.Masuk pada halaman “Presets” klik Next.
11.Masuk pada halaman “Task Selection” pilih Integrate >> [Drivers] dan [Bootable ISO] klik Next.
12. Pada page “Drivers” klik Insert >> Single Driver,
Pilih D:\buat-SATA, ada 2 pilihan iaahci dan iastor , pilih iaAHCI, klik Open,
Kemuidan loe dihadapkan pada 10 pilihan , pilih Intel® ICH8M-E/M dan ICH9M-E/M SATA AHCI Controller, klik OK >> Next,
“Do you want to start the process?”, klik Yes.
Setelah selesai klik Next.
13. .Pada halaman “Bootable ISO”, pilih Direct Burn for Mode, pada Label ketikan;XP-SATA, pilih minimum 4 x (705KB/s) for Burn Speed >> klik Burn.
nLite akan memulai proses Burning.
Setelah selesai.
Loe udah mendapatkan CD OS yang kompatibel dengan laptop loe dan juga harddisk loe..
Untuk proses Selanjutnya bias dilakukan proses penginstalan.

Bagi loe yang belum punya pengalaman install windows, baca aja pengalaman gue Instal ulang xp yang begitu mudah dan membosankan.

1 Comment

Instal Ulang Windows XP pada Laptop ASUS k40ij

Sebenernya kalo mau gak repot2 untuk menginstal Operatyng System mending loe pake aja windows Seven coz klo pake seven loe tinggal install aja gak perlu pake install driver ini itu langsung bias pake buat nonton film dengan kualitas gambar yang wow dan suara yang jernih,,
Salah satu sebab mengapa gue beralih ke XP karena kalo gue butuh desain di autocad 2009 dan Catia lemot yg loadnya cepet gak seperti di Seven,,
Langsung aja deh tak share gimana sih cara install XPnya,,
1.Loe harus punya CD XP khusus SATA. Kalo belum punya silahkan baca artikel gue “Membuat CD OS XP+SATA bagi Pemula”
2.Masukkan CD Xp kamu ke CD Drive.. Restart laptop loe,,
3. Pada saat laptop mulai loading windows, tekan F2 untuk untuk masuk BIOS
4.Setelah masuk BIOS . masuk pada menu Boot >> Boot Device Priority
5.Pada 1st Boot Device ganti dari hard disk menjadi DVD Drive. Untuk booting melalui CD.,, Tekan F10 untuk keluar dan menyimpan pengaturan..
6. laptop akan merestart otomatis.
7. Tunggu sampai ada pesan “Press any key to booting from CD..” Tekan sembarang tombol pada keyboard. Computer akan me load file dari CD beberapa menit.
8. Tekan ENTER untuk install ulang
9. Pada licensing Agreement, tekan F8 untuk lanjut.
10. jika Partisi belum dibuat silahkan buat partisi harddisknya. Jika memang sudah dan perlu di format pada drive C: saja silahkan dilakukan dengan format NTFS file system.. Tunggu beberapa menit.
11. setelah itu laptop akan merestart dengan sendirinya.Dan masuk pada Instaling Windows,,
12. Pada Windows XP setup di page Regional and Language Option klik Next
13. Pada Page Personalise your software,, isikan nama dan organisasi,, klik Next
14. Pada Page Your Product key, isikan Serial Numbernya .
Jika loe gak punya serial numbernya loe bias pilih salah satu dari 3 SN dibawah ini
1. V2C47 - MK7JD - 3R89F - D2KXW - VPK3J
2. H689T - BFM2F - R6GF8 - 9WPYM - B6378
3. WCBG6 - 48773 - B4BYX - 73KJP - KM3K3
15. Pada Page “computer name and administrator password”,, isikan nama computer, misal : eko-komputer dan klik next
16. pada page date and time setting klik next
17. kemudian klik Next >> Next >> OK >> Next >> skip >> Finish.
18. Setelah kamu pada desktop windows,loe tinggal menginstal driver hardware CPU loe..

Tolong tinggalkan komentar dan baca artikel mengenai “Urutan Penginstalan Driver ASUS k40ij” untuk performance laptop loe,,

1 Comment
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

BTricks

BThemes

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.